Desain Monarch Padel Pejaten

Monarch Padel Pejaten

Aktor Rezky Aditya memperluas jaringan padelnya dengan meresmikan Monarch Padel Pejaten di Jakarta Selatan. Fasilitas olahraga padel ini dirancang sebagai ruang sosial yang mempertemukan komunitas dalam suasana yang terbuka, dinamis, dan berkelas.

Menggandeng Delution Architect, proyek ini mengusung desain ikonik dan estetik yang menggabungkan struktur lapangan dengan arsitektur modern untuk menciptakan suasana eksklusif serta mengoptimalkan nilai bisnis melalui fasilitas pendukung komersial yang matang.

Konsep “Stadium Experience” dalam Arsitektur Modern

Padel Berkonsep Stadium Experience
Padel Berkonsep Stadium Experience

Monarch Padel Pejaten dirancang oleh firma arsitek Delution Architect, yang dikenal lewat karya-karya arsitektur ikoniknya. Mengusung konsep utama “stadium experience”, bangunan ini dirancang untuk menghadirkan rasa monumental yang biasa ditemui pada arena olahraga besar.

Pendekatan stadium experience diterjemahkan melalui elemen struktur yang menjadi tulang punggung desain. Dengan menggunakan sistem baja cremona yang terbentang sepanjang 48 meter, ruang utama bangunan dapat tercipta tanpa kolom di tengah.

Bentangan lebar ini tidak hanya memberikan kebebasan visual dan fleksibilitas ruang, tetapi juga memungkinkan terciptanya sirkulasi udara yang optimal—sebuah kualitas penting bagi fasilitas olahraga di iklim tropis.

Ketinggian ruang yang signifikan kemudian menjadi elemen arsitektur yang membentuk karakter visual bangunan. Struktur yang menjulang diterjemahkan ke dalam desain fasad, menciptakan siluet bangunan yang kuat dan mudah dikenali.

Standar Teknis Padel Internasional

Detail Lapangan Padel Monarch Pejaten
Detail Lapangan Padel Monarch Pejaten

Sebagai penyedia layanan terintegrasi (Design & Build), Delution Architect tidak hanya mendesain, tetapi juga menangani konstruksi untuk memastikan kualitas lapangan sesuai dengan standar teknis permainan padel yang aman.

Untuk memaksimalkan pencahayaan alami, orientasi bangunan Monarch Padel Pejaten dirancang dengan mempertimbangkan arah mata angin.

Pada sisi utara dan selatan, digunakan material translucent yang memungkinkan cahaya masuk secara merata tanpa menimbulkan silau yang berlebihan.

Tanaman juga ditempatkan di beberapa titik untuk memberikan nuansa segar serta memperkuat koneksi visual antara ruang dalam dan ruang luar, menghadirkan user experience (pengalaman pengguna) yang menyenangkan bagi para pengunjung.

Fasilitas Pendukung Komersial yang Komprehensif

Secara fasilitas, desain mencakup area pendukung yang matang. Monarch Padel Pejaten menghadirkan enam lapangan padel berstandar internasional yang dilengkapi lounge nyaman, ruang ganti, dan resepsionis, serta area parkir, toilet, musala, dan area cafe.

Area ini dirancang sebagai ruang komunal yang nyaman, tempat para pemain dan pengunjung dapat berkumpul, bersantai, atau sekadar menikmati suasana sebelum dan setelah bermain untuk meningkatkan nilai komersial.

Susunan lapangan dirancang dengan komposisi aksial yang grand, menciptakan pengalaman ruang yang mengingatkan pada sebuah arena olahraga.

Area tengah dimanfaatkan sebagai tribun atau area duduk utama bagi penonton, yang memungkinkan pengunjung menikmati pertandingan dari posisi yang strategis. Lapangan kemudian dibagi secara simetris menjadi tiga court di sisi kanan dan tiga court di sisi kiri, menciptakan komposisi ruang yang seimbang sekaligus efisien.

Melalui Monarch Padel Pejaten, Delution Architect menunjukkan bagaimana pendekatan desain yang tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga pada pengalaman. Sebuah upaya untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang terasa monumental dan ikonik, tanpa kehilangan kedekatan dan kenyamanan bagi penggunanya.

Architect

Delution Architect

DESIGN TEAM

Delution Architect

ENGINEER

Delution Architect

CONTRACTOR

Delution Architect

PHOTOGRAPHER

Delution Architect

PROJECT TYPE

LOCATION

Jakarta

PROVINCE

DKI Jakarta

COUNTRY

Indonesia

BUILDING AREA

PROJECT START

04/05/2026

PROJECT COMPLETION

04/05/2026

PROJECT PHASE

Completed