The Wind Strips on Tabloid RUMAH

Published by Tabloid Rumah Magazine, on March 2015 Edition

Rumah Tua JADI GAGAH LAGI

Sesuai anggaran, renovasi rumah tua ini dilakukan secara bertahap. Tahap awal adalah mengubah bentuk atap dan tampak muka rumah. Jika dibiarkan lama-lama bisa rubuh. Begitulah kondisi rumah yang terletak di sudut jalan Maleo 7, Bintaro ini. Atap rusak di sana-sini, bocor di mana-mana, dan genting berjatuhan sendiri. Inilah gambaran fi sik yang renta dari rumah ini, yang diceritakan oleh pemiliknya. Kebutuhan menambah kamar untuk si bungsu seakan menjadi momen yang tepat untuk segera melakukan renovasi sekaligus memperbaiki kerusakan yang ada. Untuk menyesuaikan anggaran yang ada, maka diputuskan renovasi dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan penggantian atap dari bentuk pelana menjadi bentuk datar (dak), mengubah tampak depan rumah, dan mendesain ulang ruang tamu—yang mau tidak mau harus dilakukan karena berubahnya fasad rumah. Tahap kedua adalah tahap yang saat ini belum dilakukan, nantinya merupakan pekerjaan lanjutan dengan merombak layout beberapa ruang. Namun, dari semua tahap yang nantinya dilakukan, Muhammad Egha, arsitek yang juga putra kedua pemilik rumah, memastikan ia tak akan banyak mengubah struktur. “Jika pun diperlukan tambahan perkuatan akan dilakukan dengan ‘suntikan suntikan’ saja,” ujarnya.

HILANGKAN PAGAR
Egha ingin menjadikan rumah ini lebih ramah dan terbuka. Langkah yang ia lakukan adalah meniadakan pagar. Sebagai gantinya, ia membuat taman, yang selain berperan sebagai pemercantik tampilan rumah sekaligus menjadi batas teritori rumah. Jika sebelumnya taman rumah ini berkonsep tropis yang menghadirkan banyak pohon tinggi, besar, dan rindang, maka saat ini yang hadir adalah taman semikering yang banyak menghadirkan elemen keras seperti bebatuan dan beberapa perkerasan sebagai jalan setapak. Tanaman penutup tanah (ground cover), perdu rendah sampai sedang, menjadi pelengkap. Beberapa pohon pelindung tetap dipertahankan di depan rumah untuk memberi keteduhan.

 

KOLAM PARIT
Tak cukup dengan tanaman dan bebatuan, taman baru ini disegarkan dengan hadirnya kolam parit. Perannya sebagai penyejuk sangat terasa meski tak banyak memakan tempat. Gemericik air yang berasal dari pancuran sederhana cukup menyegarkan suasana. Kehadiran ikan dan tanaman air memberi suasana lebih hidup di area depan rumah. Area taman ini juga dilengkapi oleh sebuah bangku dari beton yang menjadi area berkumpul bersama keluarga dan teman.

DARI TROPIS KE MODERN
Fasad bangunan secara total direnovasi dari sebelumnya bergaya tropis menjadi bergaya modern. Bentuk-bentuk kaku kotak dan kaca yang besar membuat rumah terlihat gagah. Kaca yang besar juga sekaligus bertujuan memaksimalkan udara serta sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan. Selain itu, juga

 

KAMAR TAMU MELAYANG
Perubahan fasad berpengaruh langsung pada ruang tamu yang ada di bagian depan rumah. Karenanya, ruang tamu ini pun mau tidak mau ikut berubah wajah. Ruang tamu didesain melayang di atas kolam yang berbentuk L. Tujuannya, agar ruang tamu terkoneksi secara langsung ke kolam dan area luar.

 

SEMI INDUSTRIAL
Material yang digunakan dalam renovasi ini cukup simpel yaitu perpaduan cat putih, kayu jati belanda, serta acian mentah di beberapa bagian, yang membuat bangunan tampil semi industrial modern. Alur sirkulasi gerak juga dipikirkan dengan cermat. Akses manusia dan mobil dibedakan. Di rumah hasil renovasi ini, akses untuk manusia ditambahkan melewati bagian tengah taman sementara akses mobil ada di bagian pinggir rumah. Dari keseluruhan tahap renovasi tahap pertama ini, hasil yang terlihat langsung mengubah total tampilan rumah, dari yang semula terlihat tua, kini tampil kokoh dan gagah kembali.
view project