The Green Magazine

view gallery

The Green Magazine is a concept of a green magazine home. Architects has this idea from finding out the philosophical profession of the client as an editor at a magazine company in Jakarta. Inspired by this, the architects built the facade shaped like a magazine sheet being opened as a symbolic about the magazine. The façade made from iron wiremesh covered with plant vines that served as a buffer from the western sun which facing directly at the front of the house. At the bottom of the house area, a small porch area optimized into a gathering area with stairs access made from stones and plants. The carport built a series of metal that brings a rain atmosphere feeling, so it gives the impression of a cold at the entrance access. The small house in this 75m2 land designed to optimize the existing budget, without many changes. In the carport fence area, it built with iron fence folding system that can be extended when the client wants to enter the car into the carport. This system will help to keep inside of the carport so it won’t reducing the space needed.

The Green Magazine adalah sebuah konsep rumah yang berarti majalah hijau, arsitek berangkat dari penggalian filosofis profesi sang klien sebagai editor di sebuah perusahaan majalah di Jakarta. Terinspirasi dari sini, arsitek mencoba menciptakan simbolis dari majalah itu sendiri menjadi fasade rumah yang berbentuk seperti lembaran majalah yang sedang dibuka. fasade Terbuat dari wiremesh besi yang dilapisi tanaman rambat yang berfungsi sebagai buffering dari matahari barat yang tepat berhadapan langsung dengan muka rumah. Pada area bawah teras kecil dioptimalkan menjadi area berkumpul dengan akses berupa tangga dari batu dan tanaman. Pada bagian carport dibuat dengan rangkaian besi yang bersuasana seperti hujan, sehingga memberikan kesan yang dingin pada akses pintu masuk tersebut. Rumah kecil di lahan 75m2 ini dirancang dengan optimalisasi budget yang ada, tanpa banyak mengubah ruang eksisting. Pada area pagar carport dibuat dengan sistem besi pagar lipat yang dapat diperpanjang saat klien ingin memasukan mobil ke dalam carport. Hal ini dapat membantu agar ruangan dalam tidak berkurang karna luasan carport yang dibutuhkan.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Sunjaya Askaria ST

Project Architect :
Muhammad Egha ST
Sunjaya Askaria ST

Contractor :
PT. Desain Revolusi Indonesia

Photographer :
Hezby Ryandi

Project Type :
Residential

Client :
Erly Widyartanti

Location :
Bogor Raya Permai, Jawa Barat, Indonesia

Status :
Renovation

Site Area :
75m2

Building Area :
100m2

Project Start :
2013

Project Completion :
2013


Bogor Raya Permai,Jawa Barat,Indonesia 2013