Smooth Apartement

view gallery

The Apartment in the teragotan district main concept is Smooth and complemented with many natural application. Smooth concept is created by setting the external building massing to be fillet without sharp edges or corners. The twenty-floored apartment has two family types and 14 studio types each floor. The ground area is a communal, commercial area and garden construction for Leisure Park, jogging track and musholla.

Green concept is also created by the massing orientation where the rectangular shape its shorter sides are facing west and east thus minimizing heat entering the building as the wide sides are facing the north and south. Every floor is covered with vine plants with automatic maintenance i.e. automatic watering thus lowering the amount of effort for maintenance. Every unit has different window placement as the architect wants a dynamic and non-monotonous building façade.

Different style of each floor creates an exciting look as a whole. The walls are finished using regular paints. Each floor uses different tones yet still in the gray scale spectrum such as black, white and grey thus colors are set to be on one wall and strengthen the gradation ambience. Every floor border is marked with a long lamp thus the building looks covered with 19 rings surrounding it.

Apartement yang terletak di kawasan tegarotan ini memiliki konsep utama Smooth yang dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi natural. Konsep smooth diwujudkan dengan penciptaan massing luar bangunan yang pada sudut dan ujungnnya tidak bersiku ataupun bersudut kaku, namun bersudut fillet. Apartement yang dirancang 20 lantai ini terdiri dari 2 Tipe keluarga dan 14 tipe studio pada setiap lantainya. Pada area bawah terdapat area komunal, komersil dan pengolahan taman belakang untuk menjadi area penghijauan, jogging track, dan musholla.

Konsep green juga dihadirkan kuat dibangunan ini mulai dari orientasi massing yang dimana persegi panjang dengan sisi pendeknya menghadap barat dan timur sehingga akan meminimalisir panas yang masuk ke dalam bangunan, karena sisi lebarnya menghadap utara-selatan. Setiap lantai dicover dengan tanaman rambat yang menggunakan konsep automatic maintenancing yaitu penyiraman otomatis sehingga tidak mempersulit proses perawatannya. Setiap unit memiliki letak jendela yang berbeda dikarenakan arsitek menginginkan tampilan fasade bangunan yang dinamis dan tidak monoton. Sehingga irama yang berbeda pada tiap lantainya membuat tampilan keselurhan fasade menjadi tampil menarik.

Finishing dindingnnya menggunakan cat biasa yang setiap lantainya menggunakan tone warna yang berbeda namun tetap menggunakan tone grayscale yaitu hitam, putih, dan abu2 sehingga tampilan warna tetap bergerak di satu koridor dan memperkuat kesa gradasi yang ada. Di pertemuan tiap lantainya ditanaman lampu panjang yang mengelilingi masing sehingga bangunan terlihat seperti memiliki 19 cincin lampu yang menyelimutinya.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Hezby Ryandi ST
Sunjaya Askaria ST
Fahmy Desrizal ST

Project Type :
Hospitality

Client :
Agus Suhardji

Location :
Tegarotan, Tangerang, Indonesia

Site Area :
11500m2

Year
2015


Tegarotan, Tangerang, Indonesia 2015