Prikarsa Office

VIEW GALLERY

This boutique office in Kota Kasablanca is an office consisting of 13 rented office units. Target markets of the office are small companies with small number of employees or approximately 2-5 people. Concept used is decorative strips that are applied in some interior elements. The office entrance/lobby area and the discussion rooms use red wood strips creating a grand entrance. Other than on wood decoration, strips are also applied on glass sandblast pattern in each room thus the strip pattern becomes the main elements in the office designs.

The discussion area in front is combined with the pantry. The wood strips here are connected from the wall to the ceiling creating an umbrella like sensation for the visitors. The meeting rooms at the front are hidden behind the decorative wood strips. The doors are connected to the decorative elements thus they look like they are hidden. Other than strip element, the architect also use thin wood elements as the frame of the lockers for the tenants. A fake tree is placed beside the receptionist area as a refreshing element of the room.

Kantor Butik yang terletak di Kota Kasablanca ini adalah kantor yang memiliki fungsi menaungi kantor sewa yang terdiri dari total 13 unit ruang yang bisa disewa. Adapun target penyewa adalah para pemula perusahaan yang masih memiliki karyawan jumlah kecil dengan jumlah 2-5 orang. Konsep yang dihardirkan adalah dekoratif strips yang dipalikasikan pada beberapa elemen interiornya. Seperti penggunaan kayu strips merah pada area lobby dan ruang diskusinya, membuat kantor ini terkesan megah saat pengunjung masuk kedalamnya. Selain diterapkan pada dekorasi kayu, strips juga diaplikasikan pada pola sanblast kaca yang ada di setiap ruangnya sehingga pola strips ini menjadi elemen utama desain pada kantor ini.

Pada area depan terdapat area diskusi yang dikombine dengan area pantry. Dimana di area ini kayu stripsnya menyambung dari tembok hingga plafond membuat konsep strips seolah menjadi payung bagi pengguna area ini. Pada area depan terdapat ruang meeting yang tersembunyi dibalik dekoratif kayu strips tersebut. Yang dimana pintunya juga dibuat menyatu dengan elemen dekoratif tersebut, sehingga terkesan seperti hidden door. Selain menerapkan unsur strips, arsitek juga menggunakan elemen kayu tipis sebagai rangka loker bagi pada penyewa tenant ruang. Disamping area recepsionist juga terdapat fake tree sebagai elemen penyegar ruangan ini.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Sunjaya Askaria ST
Hezby Ryandi ST
Fahmy Desrizal ST

Project Architect :
Sunjaya Askaria ST

Architect Team :
Yohan Chandra

Project Type :
Interior Office

Client :
Ricky Subrata

Location :
Kota Kasablanka, Jakarta Selatan

Status :
Build

Area :
190m2

Project Year :
2014


Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Indonesia 2014