Masjidul Arifeen

view gallery

Begins from a request of a client from India in Thopputhurai village, our architect team tries to answer their desire to build good and innovative mosques in their villages. Architects began to explore the concept of the conditions and circumstances surrounding the Site which  seen through photos. The Mosque’s mass shape made from the basic box shape that represent as a philosophical of Kabah itself, and symbolic confidence in God and the Muhammad SAW as the last messenger described by coupling a mass form earlier. In front of the Mihrab, we created a kind of green barrier in order to block the dust that come from outside of ​​the mosque area because of the site conditions in a dusty area. Around the mihrab there’s a pond as an air cooler, and stone walls to reinforce the impression of natural. The Mosque skin wrapped with decorative iron circuit made ​​from module symbols “Vastu Sastra” which means a kind of ancient science of Indian architecture. This shape is repeated so that it becomes a series words calligraphy reads “Allah Hayya Salah” and “la Illa Hailallah” which can be seen from the outside of the mosque. This decorative iron wall will make the Mosque still get good air circulation while maintaining privacy of the Mosque itself.

Berawal dari permintaan seorang klien yang berasal dari India di desa Thopputhurai, kami tim arsitek mencoba menjawab keinginan mereka untuk membangun sebuah masjid yang baik dan innovative di desa mereka. Arsitek mulai menggali konsep dari kondisi dan keadaan sekitar Site yang  dilihat lewat Foto. Bentuk Massa masjid ini dibuat dari bentuk dasar Kotak yang bergandengan sebagai filosofis kabah selaku kotak itu sendiri, dan simbolis kepercayaan atas allah dan nabi muhammad SAW sebagai utusan terakhirnya yang digambarkan dengan gandengan bentuk massa tadi. Pada bagian depan mihrab, diciptakan semacam green barrier agar dapat menghalau debu yang datang dari luar area masjid dikarenakan kondisi site merupakan area berdebu. Sekeliling mihrab terdapat kolam sebagai air cooler, dan dinding batu sebagai penguat kesan natural. Bagian kulit masjid dibungkus dengan rangkaian besi dekoratif yang terbuat dari modul simbol “Vastu Sastra” yang berarti semacam ilmu pengetahuan arsitektur purba dari india. Bentuk ini diulang sehingga menjadi rangkaian kata2 kaligrafi berbunyi “hayya allah shalah” dan “la illa hailallah” yang dapat dilihat dari luar masjid. Tembok dekoratif besi ini akan membuat masjid tetap memperoleh sirkulasi udara dengan baik namun tetap menjaga privasi masjid itu sendiri

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Hezby Ryandi ST
Sunjaya Askaria ST

Project Architect :
Muhammad Egha ST
Hezby Ryandi ST

Project Type :
Religious

Client :
Mohammed Anas & India Jamath

Location :
Thopputhurai Village , Tamilnadu, India

Status :
Design Development

Site Area :
946m2

Building Area :
1200m2

Year
2014


Thopputhurai Village ,Tamilnadu, India 2014