Japanese Mosque on NET. TV

Covered by NET. TV at d’SIGN Program

Masjid Modern Jepang

The owner of PT. TRAD Indonesia wanted to remodel a mosque that is daily used by the employees. Because the owner of the company is a Japanese, the architect tried to combine the style of Japanese architecture and contemporary architecture. From the floor, ceiling, lamp details, to decoration, the architect applied a lot of Japanese element. The mosque’s floor is using the pattern and color of Tatami, by applying beige and brown granite tile. Two light boxes in front of the praying area as a specific direction for Qiblah are also using Japanese style with simple form and brown-beige color. At this time, green architecture rules must be applied in buildings by a criss-cross of trapezoid shaped wall is built around the building to maximize the wind that enters the mosque but still protect the building’s religious privacy. The Islamic calligraphy is used as the decoration to strengthen the philosophical element of Islam but in a modern form. for example at the entrance is “Assalamualaikum” which in Islam is used for greetings. In the hallway between men and women there are “Ikhwan” that means man, and “Akhwat” that means woman. And Surah Al-Ikhlas is placed in the mihrab itself.

Saat pertama kali bertemu owner selaku Manager PT.TRAD Indonesia, beliau menginginkan sebuah masjid yang sehari-hari digunakan oleh karyawan dan karyawati di renovasi. Karena owner dari company ini adalah orang asli Jepang, Arsitek mencoba untuk mengkombinasikan gaya arsitektur jepang dengan gaya arsitektur kontemporer. Dari bagian Lantai, plafond, dan detail arsitek banyak mengaplikasikan elemen-elemen bergaya jepang. Bagian lantai berpola seperti Tatami yang diaplikasikan menggunakan granit tile krem dan tile coklat sebagai bordernya. masjid ini juga dilengkapi dengan 2 lampu kotak untuk menerangi area mihrab dan area sholat, lampu ini juga mengikuti gaya lampu jepang dengan perpaduan bentuk yang simple dan warna coklat-krem. Saat mendesain, arsitek sadar elemen Green arsitektur harus diaplikasikan, arsitek membuat tembok berbentuk Trapesium yang disusun berselang-seling yang diterapkan pada sekeliling bangunan sehingga dapat memaksimalkan sirkulasi udara namun tetap dapat menjaga privasi dari masjid ini sendiri. Beberapa dekorasi terbuat dari kaligrafi islam agar memperkuat kesan filosofis islami, namun kaligrafi tersebut dikemas dalam bentuk yang lebih modern, sebagai contoh pada bagian pintu masuk terdapat kaligrafi “assalamualaikum” dimana kata tsb biasa digunakan umat islam untuk menyapa. Diantara koridor laki-laki dan perempuan terdapat kaligrafi “Ikhwan” dan “Akhwad” yang mengartikan Laki-laki dan perempuan

view project