IEV Office

VIEW GALLERY

In a project from an oil and gas corporate client, the architect tries to design the office interior with blue color as the theme that is inspired from the main color in the IEV logo. The architect mixed three elements in processing this interior design, i.e. wood, blue shade and white shade. The three shades are applied in a deconstructed style where the slanted corner is randomized and has no fixed corner or symmetrical corner.

The room thus looks divided by the asymmetrical line creating an interesting form. The entrance is hidden behind the blue wall thus the receptionist room looks like a single room without any other room in sight. Only the employees and residents know the access to other working rooms. The wood elements are combined with hanging plants to give a refreshing look. At the meeting point where the two asymmetrical elements meet, a hidden lamp is placed yet boldly separates the two parts. The lamp continues until the ceiling and the floor.

Berawal dari Klient sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Oil & Gas, Arsitek mencoba menciptakan desain interior kantor dengan konsep mengusung warna biru sebagai warna utama dari Logo PT IEV ini. Arsitek mencapurkan 3 elemen dalam mengolah gaya interior desain ini yaitu kayu, warna biru, dan warna putih. Ketiga warna tersebut diaplikasikan dengan gaya yang dekonstruksi dimana sudut miringnnya bersifat acak dan tidak memiliki sudut yang tetap atau simetris.

Hal ini membuat tampilan ruang yang ada seolah terpecah pecah oleh sumbu asimetris ini, membuat ruangan berkesan menjadi menarik dan unik. Pada area depan pintu masuk ke area kerja disembunyikan di dalam elemen dinding biru sehingga terkesan ruang recepsionist ini seperti single room yang tidak ada ruang lainnya, namun hanya para pekerja dan penghuni yang tau akses tersembunyi untuk ke area ruang kerja lainnya. Pada elemen kayu dikombinasikan oleh peletakan tanaman-tanaman gantung sebagai penyegar elemen ruang. Pada pertemuan 2 elemen asimetris tersebut terdepat hidden lamp yang secara tegas memisahkan keduanya, dimana garis hidden lamp tersebut menyambung hingga ke bagian plafond dan lantainya.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Sunjaya Askaria ST
Hezby Ryandi ST
Fahmy Desrizal ST

Project Type :
Interior Office

Client :
PT IEV Indonesia

Location :
Pondok Pinang, Jakarta Selatan

Status :
Proposal

Area :
600m2

Project Year :
2014


Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Indonesia 2014