D’Casa Hotel

view gallery

D’ Casa Hotel, is a hotel that will be built in Bengkulu, and it name means ” house ” . Architectstries to design this three-star hotel with a fit -in budget that the owner has, with a lengthwise model, considering the location of the hotel is in a linear shape. This linear part of the hotel designed in a black and white tone and simple materials like regular painted plaster – aci with kamprot paint in black color. However, the unit is design in a chamfer shapes at the end of its room to give a sense of an interesting façade feels. In the supporting area located in the front of the hotel, its designed in a three levels construction with a Rooftop Skylounge on the 4th level.This area designed with a specification that high enough considering most of the area is directly seen by the visitors who came. Coated with metal with a “Dol” – Bengkulu’s traditional music instrument, symbol on it as a drum shaped creates an interesting playful façade and participated as an element of the interior view also.  This series of metal uses a lacer cutting technology. The front façade area also dominated by glasses to makes it luxurious and shows its interiors clearly to make the visitors interested to come. This hotel has total 60 rooms, 2 meeting rooms with 10-12 people capacity, 3 seminar rooms with capacity for 50 people that can be connected into one very large room with 150 people capacity, a Rooftop Lounge as an area to enjoy the view of downtown city of Bengkulu, Ballroom with capacity for 1000 people and 4 Presidential Cottage that located separated from the main building of the hotel.

D’Casa hotel adalah hotel yang akan dibangun di Bengkulu yang artinya adalah “rumah”. Arsitek mencoba merancang hotel bintang 3 ini dengan fit-in budget yang dimiliki owner dengan model memanjang karna mengingat lokasi yang ada berbentuk memanjang. Bagian hotel memanjang ini di desain dengan corak hitam putih dan material sederhana berupa plester-aci cat biasa serta cat kamprot yang dicat hitam. Namun unit dirancang berbentuk chamfer pada ujung ruangnnya agar menciptakan dinamika bentuk fasade yang menarik. Pada Area penunjang depan Hotel didesain dengan 3 Lantai dengan Rooftop Skylounge pada lantai keempatnya. Area ini di desain dengan spesifikasi yang cukup tinggi mengingat sebagai area yang langsung dilihat oleh pengunjung yang datang. Dilapisi besi bersimbol Alat musik Tradisional bengkulu yaitu “Dol” yang berbentuk gendang sebagai modulnya menciptakan permainan fasade yang menarik dan ikut berpartisipasi sebagai elemen view interiornya juga. Rangkaian besi ini menggunakan teknologi laser cutting. Area fasade depan juga banyak di dominasi oleh kaca agar terkesan mewah dan menampilkan interiornya secara jelas agar membuat pengunjung tertarik untuk datang. Hotel ini memiliki Total unit sebanyak 60 Kamar, 2 Meeting Room kapasitas 10-12 Orang, Seminar Room kapasitas 50 orang sebanyak 3 unit yang dapat disambungkan menjadi area besar serbaguna dengan kapasitas 150 orang, Rooftop Lounge sebagai area menikmati suasana perkotaan bengkulu, Ballroom berkapasitas 1000 orang dan Presidential Cottage sebanyak 4 unit yang berbentuk Cottage yang terpisah dari bangunan Hotel.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Hezby Ryandi ST
Sunjaya Askaria ST

Project Architect :
Muhammad Egha ST

Project Type :
Hospitality

Client :
Antoni Suliawan

Location :
Bengkulu, Bengkulu, Indonesia

Land Area:
7260m2

Building Area :
3500m2

Project Year :
2014


Bengkulu, Bengkulu, Indonesia 2014