Budget School

view gallery

The school is an expansion from a vocational high school in ​​Bogor, West Java . This school foundation who is our client, wanted a school that can be proudly represented by their students in the future. But to build this school, architects needs to compromise with the budget which is very minimum and yet still trying to deliver a good and sanitary quality of rooms for the students and teachers. They try to work the building in three stories structure to adjust with the condition of the land, so it will create a mass building, like stairs massing from three forms of mass. Architects uses Karawang as an accent to set off the beauty of the school and at a time to create a non-solid building element which make the rooms has a good air circulation and lighting. Architects creates some sort of green path in the connecting area between the school mass and the multifunction hall from acian raw steel material mix with pattern grasses that looks like it’s moving. This connecting area can be function as a walking area, sitting and discussion area, and also as nice greenery area for this school. The building designed with common material and can be easily found locally, also the finishing process was easy, used like kamprot plaster, raw acian, and pasty briquettes shaped ceramics that can be easily found on nearby location.

Budget school ini merupakan expansi dari sebuah SMK dikawasan Bogor, Jawa Barat. Yayasan sekolah ini selaku dari klient kami, menginginkan sebuah sekolah yang representatif bagi anak-anak siswa SMK ini nantinya. Namun untuk membangun sekolah ini arsitek harus bertarung dengan budget yang sangat minim dan pas-pasan namun tetap berusaha menghasilkan kualitas ruang yang baik dan sehat bagi para murid dan guru nantinya. Arsitek mencoba mengolah bangunan dengan masa tiga tingkat menyesuaikan dengan kondisi kontur tanah yang memang 3 tingkat, sehingga menciptakan massa bangunan seperti tangga massing dari 3 buah massa. Arsitek menggunakan Karawang sebagai aksen mempercantik sekolah sekaligus menjadi elemen non-solid bangunan yang membuat ruangan tetap memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Pada area penghubung antara massa sekolah dan ruang serbaguna arsitek membuat semacam selasar hijau dari material acian beton mentah dipadukan dengan rumput yang berpola seperti pattern yang berjalan, area penghubung ini dapat bermultifungsi sebagai area berjalan, duduk dan berdiskusi, serta sebagai penghijauan yang baik untuk sekolah ini. Bangunan dirancan dengan material yang umum dan mudah didapat lokal serta finishing yang mudah seperti plaster kamprot, acian mentah, dan keramik seperti bentuk bata tempel yang mudah didapat disekitar lokasi.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Hezby Ryandi ST
Sunjaya Askaria ST

Project Architect :
Sunjaya Askaria ST

Project Type :
Educational

Client :
Dra. Hj. Elas Sulastri

Location :
Bogor, Jawa Barat, Indonesia

Land Area:
3851m2

Building Area :
1295m2

Project Year :
2014


Bogor, Jawa Barat, Indonesia 2014