Accomerce Office

VIEW GALLERY

The concept implemented in the Accomerce Office project is a white industrial concept. The company’s relaxed and flexible working culture inspired the architect to create a fun and bright interior atmosphere which is largely implemented in the space arrangement and the additional supporting spaces.

In the Accomerce Office interior design, the architect widely used white wood material, white brick walls and several graffiti and mural elements. White shade still dominates to present a calm working atmosphere.

Some parts of the ceiling are exposed to accent the industrial image. At the center of these exposed parts, lights are placed. Other than for lighting purpose, the lights also function as points of interest.  The architect also placed several informal working spaces to accommodate many office activities. Some instances are a sofa built within the wall, a swing at the corner, a communal space with removable seats and stair-like seats in the lounge that can also double up as a gathering area or a big meeting space.

We also apply a bold implementation of the company brand in the interior design. This extends to a call room with Accomarce logo and the use of the logo color on the main lamp in the lobby.

Pada proyek Accomerce Office, arsitek mengarahkan desain yang menggunakan konsep white industrial. Kebiasaan kerja yang tidak kaku dan suasana kantor yang cenderung tidak formal, membuat arsitek untuk mendesain interior dengan suasana yang ceria dan unik dari segi penataan ruang maupun dari tambahan ruang pendukungnya.

Pada desain interior Accomerce Office, arsitek banyak menggunakan material kayu putih, dinding bata putih, dan memasukkan banyak elemen graviti atau mural. Dominasi warna putih yang digunakan bertujuan untuk menjadikan suasana kerja yang lebih tenang.

Terdapat beberapa bagian pada plafond yang di ekspos tujuannya untuk memberikan kesan industrial, kemudian didalamnya diletakkan lampu sebagai penerangan yang juga berfungsi sebagai point of interest. Selain itu, arsitek juga banyak menggunakan beberapa area kerja yang informal, sebagai penunjang aktifitas didalam kantornya. Seperti kursi sofa yang terdapat didalam dinding, ayunan yang terletak pada pojok ruangan, ruang komunal yang kursinya dapat diubah posisinya sehingga dapat sesuai dengan keinginan pengguna, dan tempat duduk bertingkat seperti tangga pada lounge area, yang dapat digunakan sebagai area berkumpul atau meeting besar.

Kita juga menerapkan company branding yang kental pada desain interior yang dibuat. Seperti call room dengan menggunakan lambang accomarce. Dan pada lobby, kita menggunakan warna logo accomerce pada lampu utama.

Architect :
Delution Architect

Principal Architect :
Muhammad Egha ST
Sunjaya Askaria ST
Hezby Ryandi ST
Fahmy Desrizal ST

Project Type :
Interior Office

Client :
PT Accomerce Indonesia

Location :
Sahid Center, Jakarta Pusat

Status :
Proposal

Area :
400m2

Project Year :
2015


Sahid Center, Jakarta Pusat, Indonesia 2015